You are here:   Home Basic Seminar Tujuh Prinsip Kehidupan
Print PDF

Prinsip Dasar Kehidupan

Tujuh prinsip kehidupan yang bersifat universal

Setiap masalah dalam kehidupan dapat ditelusuri dengan tujuh prinsip non-opsional yang ditemukan dalam Alkitab. Setiap orang, terlepas dari budaya, latar belakang, agama, pendidikan, atau status sosial, harus mengikuti prinsip-prinsip ini atau akan mengalami konsekuensi dari pelanggaran mereka.

Dengan mempelajari prinsip, bukannya aturan-aturan, masing-masing individu diperlengkapi untuk membuat pilihan yang bijak dan menghindari kegagalan. Basic Seminar dirancang untuk membantu Anda memahami penyebab-dan-efek urutan kehidupan.

 

Apakah Prinsip-Prinsip Dasar Kehidupan tersebut?

1. Desain

Memahami tujuan spesifik Allah dalam menciptakan setiap orang, benda, dan hubungannya dalam kehidupan saya serta hidup secara harmonis dengan semuanya itu. Bersyukur atas rancangan Tuhan bagi saya mendatangkan Penerimaan Diri.

2. Otoritas

Menghormati tanggung jawab orang tua, pemimpin gereja, pemerintah, dan otoritas lainnya dan belajar bagaimana Tuhan bekerja melalui mereka untuk memberikan arahan dan perlindungan. Menghormati otoritas saya membawa Kedamaian Hati.

3. Tanggung Jawab

Menyadari bahwa saya bertanggung jawab kepada Allah untuk setiap pikiran, perkataan, perbuatan, sikap dan motivasi. Meminta pengampunan kepada orang yang kita lukai membawa Hati Nurani yang Bersih.

4. Penderitaan

Membiarkan sakit hati dari pelaku untuk menyingkapkan "titik buta" dalam kehidupan saya, dan kemudian melihat bagaimana saya dapat berfaedah bagi kehidupan mereka. Sepenuhnya memaafkan orang yang bersalah kepada kita mendatangkan Sukacita Sejati.

5. Kepemilikan

Memahami bahwa segala sesuatu yang kita miliki telah dipercayakan kepada saya oleh Tuhan, dan harus digunakan dengan bijak sesuai tujuan-Nya. Menyerahkan hak-hak saya kepada Tuhan mendatangkan Rasa Aman yang Benar.

6. Kemerdekaan

Memiliki keinginan dan kuasa untuk melakukan apa yang benar, bukannya mengklaim hak istimewa untuk melakukan apa yang saya inginkan. Merebut kembali “wilayah” yang telah diserahkan kepada dosa membawa Kemurnian Moral.

7. Sukses

Menemukan tujuan Allah bagi hidup saya dengan mencangkokkan Firman di dalam hati dan pikiran saya, dan menggunakannya untuk "memikirkan pikiran-pikiran Allah" dan membuat keputusan yang bijak. Merenungkan Firman Tuhan mendatangkan Tujuan Hidup.

Banner